Cemas Ini Membunuhku

Ketakutan dan kecemasan itu selalu datang menghampiri setiap waktu, merasa bersalah, merasa tidak enak, merasa bahwa aku tidak berguna bagi siapapun itu, merasa bahwa segala hal yang aku lakukan selalu keliru, merasa bahwa adanya aku hidup di dunia ini saja sudah keliru. 

Tuhan... Aku tak sangat lelah dengan semua ini.

Tuhan... Jika memang ini waktunya, ambil aku.

Tuhan... Cemas ini membunuhku. 

Comments

Popular posts from this blog

Merawat Ingat: 3 Tahun Tragedi Kanjuruhan

Merawat Ingat: 19 Tahun Tragedi Lumpur Panas PT. Lapindo Brantas

Bagaimana? Iya, Bagaimana?