Di Ujung Waktu

Tak terasa dan aku baru menyadari bahwa studi yang sedang aku tempuh sudah berada di ujung waktu. Layaknya pertandingan sepak bola, waktu sudah menginjak menit ke 90.S

Sialnya, aku masih saja begini; bingung dan cemas.

Tapi yang aku syukuri adalah ada sedikit kemungkinan, beberapa hari lalu 2 tanda tangan penting sudah aku dapatkan. Hanya tinggal menunggu waktu dan lebih berusaha kembali, mencoba untuk meninggalkan segala hal yang tak perlu, yap aku mencoba untuk meninggalkan hal-hal tak perlu aku pikirkan itu.

Seperti pada sepenggal lirik dari lagu berjudul 33x milik Perunggu, "buka lagi visimu, kau tahu mana urutan satu". Dan, ya... Aku harus kembali kepada urutan satu itu, aku akan berusaha, semoga, ya...

Di ujung waktu ini, aku berdoa agar semoga segala perjalananku menuju akhir akan dipermudah.
Gusti... Tolong...

Comments

Popular posts from this blog

Merawat Ingat: 3 Tahun Tragedi Kanjuruhan

Merawat Ingat: 19 Tahun Tragedi Lumpur Panas PT. Lapindo Brantas

Bagaimana? Iya, Bagaimana?