Akhirnya, Kembali Mengunjungi Yogyakarta

Akhir bulan April lalu dengan sedikit nekat untuk melepas rasa bosan dan penat akan kegiatan ngehandle warung kopi di Kediri, aku berangkat ke barat, menuju ke sebuah kota yang konon katanya adalah sebuah kota pelajar. Yogyakarta, membaca namanya saja terlihat istimewah bukan? 

Bukan kali pertama aku mengunjungi kota tersebut. Ketika masih di bangku sekolah, study tour ke Jogja adalah sebuah hal yang wajib. Juga 2 tahun yang lalu, ketika Jogja menjadi tempat transit bersama kawan-kawanku Sidoarjo sebelum hijrah ke Cilacap untuk melaksanakan ibadah "Awaydays".

Pada awal tahun ini, direstui kembali oleh semesta untuk berkunjung ke Jogja. Bukan untuk menunaikan ibadah awaydays, bukan. Tapi ikut serta dalam hingar bingar acara perayaan suka cita penantian 18 tahun kawan-kawan Jogja atas promosinya PSIM ke kompetisi tertinggi di Negeri ini. 

Acara yang bertajuk "Pride & Glory" tersebut diusung secara kolektif oleh kawan-kawan From Terrace To The Stage dan berkolaborasi dengan beberapa orang-orang hebat di kelas dan bidangnya masing-masing. Bagi kawan-kawan FTTS, acara tersebut adalah acara pesta rakyat; dari rakyat, untuk rakyat dan kembali pula ke rakyat. Sejalan dengan keinginan mereka untuk menjadikan From Terrace To The Stage dapat dijangkau oleh siapa saja, juga sebagai tempat untuk melepas resah dan penat. 

Tak hanya itu, pesta rakyat tersebut akan diisi oleh beberapa band-band sangar dari kawasan Daerah Istimewa Yogyakarta. Seperti unit rock dari kota gede The Kick, ada pula chef bakmi terkenal mas Hasboi dengan The Glad-nya, juga salah satu band SKA Lost Stroom dengan tembang andalan We Are Still Together dan yang paling aku tunggu adalah duo street punk Pakde Adnan dan Mas Imam DOM 65. Sepertinya, aku adalah salah satu dari sekian ribu orang yang ikut serta menyaksikan lagu Fortuna milik DOM 65 pensiun di Mandala. Arrrrggghhh, senang sekali rasanya bisa merasakan atmosfer kebahagiaan yang dirasakan oleh kawan-kawan PSIM Fans. Pecah! 

Ketika di Jogja, sekaligus dapat bertemu dan bersilaturahmi dengan kangmas-kangmasku lintas kota dan provinsi. Tak lupa juga untuk berkulineran ria. Menyantap beberapa makanan khas Jogja, juga miras lokal yang disuguhkan oleh kawan-kawan di sana. Hahaha sangat menyenangkan sekali. 

Hormat untuk kangmas-kangmasku FTTS yang sudah susah payah, capek, mumet, cekelan ndas perihal acara kemarin agar berjalan lancar. Sekali lagi, hormat dan angkat topi untuk kalian. 

"Pride & Glory" Presented by From Terrace To Stage, MERIAHHHHHHHHHHHHHHH! 


Comments

Popular posts from this blog

Merawat Ingat: 3 Tahun Tragedi Kanjuruhan

Merawat Ingat: 19 Tahun Tragedi Lumpur Panas PT. Lapindo Brantas

Bagaimana? Iya, Bagaimana?